<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>www.honeysmile17.com</title>
	<atom:link href="http://honeysmile17.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://honeysmile17.com</link>
	<description>Blog Internet Marketing</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Oct 2009 09:00:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Optimalkan Bisnis Affiliate Anda</title>
		<link>http://honeysmile17.com/2009/10/11/27/</link>
		<comments>http://honeysmile17.com/2009/10/11/27/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 08:05:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://honeysmile17.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Anda sudah bergabung dengan affiliate program? Sudah punya situs web affiliate? Apa komisi yang diperoleh sudah memuaskan anda?
Baik. Mungkin rendahnya pembelian produk bukan karena situs anda kurang bagus. Atau bukan karena permintaan terhadap produk anda yang rendah.
Saya punya jalan keluar yang menarik. Anda patut mencobanya!
Layaknya seorang sales, anda harus punya trik-trik jitu untuk menjual produk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-28" style="margin: 3px;" title="affiliate" src="http://honeysmile17.com/wp-content/uploads/2009/10/affiliate1.jpeg" alt="affiliate" width="100" height="100" />Anda sudah bergabung dengan affiliate program? Sudah punya situs web affiliate? Apa komisi yang diperoleh sudah memuaskan anda?</p>
<p>Baik. Mungkin rendahnya pembelian produk bukan karena situs anda kurang bagus. Atau bukan karena permintaan terhadap produk anda yang rendah.</p>
<p>Saya punya jalan keluar yang menarik. Anda patut mencobanya!</p>
<p>Layaknya seorang sales, anda harus punya trik-trik jitu untuk menjual produk merchant. Apa saja itu?<img title="More..." src="http://honeysmile17.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p><strong>1. Chat rooms dan message boards</strong><br />
Apa anda sering chatting? Jika tidak, sebaiknya mulai sekarang anda mulai mengakrabi chat room. Kenapa? Karena ini bisa jadi akan menambah komisi affiliate anda.<span id="more-27"></span></p>
<p>Kok bisa?<br />
Ya, saat anda di chat room, anda bisa menambah relasi online. Pada awal obrolan anda tidak perlu langsung bernafsu menawarkan produk anda. Yang paling penting jalin hubungan terlebih dulu. Kalau anda sudah merasa bisa menawarkan produk, baru lancarkan promosi anda. Sebutkan produk-produk anda. Tapi, jangan lupa. Tawarkan produk yang menguntungkan teman anda. Maksudnya, sesuaikan dengan apa yang mungkin mereka butuhkan.</p>
<p>Tidak lucu kan kalau kenalan anda usianya 20-an tahun tapi anda tawari produk anak-anak.</p>
<p><strong>2. Buat ebook</strong><br />
Anda bisa membuat ebook gratis yang di dalamnya ada iklan atau link situs web affiliate anda. Tapi isi dari ebook yang anda tulis mesti menarik. Supaya pembaca anda bisa terdorong untuk men-download ebook ini.</p>
<p>Anda juga bisa mengumpulkan ebook ini ke ebook Directories. Biasanya, Directories mencari ebook yang baru untuk para pembaca mereka.</p>
<p><strong>3. Buat directory program affiliate anda sendiri<br />
</strong>Apa maksudnya membuat directory sendiri? Ini sama seperti anda memiliki “search engine” dalam situs web affiliate anda sendiri. Anda bisa mengiklankan directory ini. Dan, buat iklan affiliate yang berbeda dengan situs web anda.</p>
<p><strong>4. Cari situs web yang bisa jadi mitra anda.</strong><br />
Internet itu global. Isinya beragam. Mereka yang ada di sana pasti bervariasi. Jadi anda sangat mungkin menemukan orang yang punya ketertarikan pada produk affiliate anda. Seorang merchant berani membuat satu produk pasti karena mereka sudah melihat adanya permintaan. Jadi jangan khawatir produk affiliate anda sepi peminat.</p>
<p><strong>5. Web discussion boards.<br />
</strong>Web discussion board sama seperti forum diskusi. Anda bisa gabung di forum seperti ini. Tapi, tentu cari yang berhubungan dengan bidang affiliate anda. Di sana anda bisa memberi komentar, berpendapat, bertanya, atau menjawab pertanyaan. Yang perlu anda lakukan, masukkan link affiliate anda setiap kali anda memberi pesan atau bergabung dalam forum.</p>
<p><strong>6. Buat newsletter atau free ezine. </strong><br />
Anda bisa buat ezine atau newsletter yang mengiklankan situs web affiliate anda. Dan, bergabunglah dengan online ezine directories. Lalu jangan lupa memasang ezine dan newsletter ini di situs web anda. Silakan minta pengunjung anda untuk sign up secara gratis di situ.</p>
<p><strong>7. Buat situs web khusus</strong><br />
Anda juga bisa membuat situs web khusus untuk mereka yang membeli produk affiliate anda. Pengunjung boleh bergabung di sini secara cuma-cuma. Eitt… jangan lupa. Tetap masukkan iklan situs web affiliate anda di sini.</p>
<p>All right… sekarang anda boleh berharap situs web anda lancar dan ramai pembeli. Tapi, ingat! Kita masih harus bekerja keras. Sebab persaingan akan semakin ketat.</p>
<p>So, praktikkan semua yang sudah anda ketahui sekarang juga!.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://honeysmile17.com/2009/10/11/27/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seorang Pebisnis di Tuntut Untuk Bisa Menyatukan Banyak Orang</title>
		<link>http://honeysmile17.com/2009/10/11/seorang-pebisnis-di-tuntut-untuk-bisa-menyatukan-banyak-orang/</link>
		<comments>http://honeysmile17.com/2009/10/11/seorang-pebisnis-di-tuntut-untuk-bisa-menyatukan-banyak-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 07:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://honeysmile17.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Anda meluncurkan sebuah bisnis, berpikirlah besar tapi pahamilah yang kecil, dalam artian harus memikirkan seberapa besar pasar bagi produk apapun yang Anda tawarkan.
Bahkan, meskipun Anda memutuskan untuk menjalankan bisnis kecil, Anda perlu berpikir besar untuk memastikan bahwa Anda tdak hanya mengidentifikasi pasar tetapi sekaligus cara untuk memasukinya.
Memulai sebuah bisnis berarti Anda sebagai pengusaha pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-19" style="margin: 3px;" title="keberanian" src="http://honeysmile17.com/wp-content/uploads/2009/10/keberanian.jpeg" alt="keberanian" width="100" height="100" />Ketika Anda meluncurkan sebuah bisnis, berpikirlah besar tapi pahamilah yang kecil, dalam artian harus memikirkan seberapa besar pasar bagi produk apapun yang Anda tawarkan.</p>
<p>Bahkan, meskipun Anda memutuskan untuk menjalankan bisnis kecil, Anda perlu berpikir besar untuk memastikan bahwa Anda tdak hanya mengidentifikasi pasar tetapi sekaligus cara untuk memasukinya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Memulai sebuah bisnis berarti Anda sebagai pengusaha pada awalnya akan <a href="http://msantika.com/2009/06/implementasi-kontes-stop-dreaming-start-action-dalam-kehidupan-sehari-hari/">melakukan</a> banyak hal di luar zona nyaman anda, Anda akan menangani semuanya sendiri sampai Anda mampu mengajak orang lain untuk mengoprasikannya atau bergabung dengan Anda.</strong></p>
<p>Setalah Anda mencapai apa yang ditargetkan sangat penting untuk bisa mempersatukan apa yang telah dibangun sebelumnya, menyatukan bakat, sumber daya, gagasan bahkan pemikiran-pemikiran lain yang tidak sependapat, tentu sangat berguna untuk kelangsungan sebuah bisnis.<span id="more-17"></span></p>
<ul>
<li><strong>Menjadi pemersatu sangat penting bagi seorang pengusaha,</strong> agar bisa mengetahui apa saja yang masih harus diisi dan bagaimana cara menutupnya.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Dengan bisa mempersatukan maka akan bisa memahami perbedaan,</strong> menghasilkan gagasan-gagasan baru, bakat baru, dan kemampuan baru kedalam <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/04/15/sukses-membangun-komunitas-fans-blog-anda/">komunitas</a> Anda.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Membuat Anda tetap survive dan berkembang</strong> selama tahunan atau bahkan puluhan tahun, tetap selalu diandalkan orang lain dalam memenuhi kebutuhan mereka.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Dengan <a href="http://msantika.com/2009/07/seorang-pebisnis-di-tuntut-untuk-bisa-menyatukan-banyak-orang/">menyatukan</a> banyak orang kita bisa menguji kesimpulan </strong>secara terus menerus untuk memastikan bahwa kesimpulan tersebut masih relevan, tentu bisa karena banyak yang mendengar Anda tentunya.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Dengan manyatukan banyak orang, membuat kita Lebih bisa introspeksi diri, </strong>tentu setiap manusia tidak sempurna, tetapi yakinlah bahwa hukum alam akan bekerja, tidak ada satu kesalahan yang berdiri terus tapi kebaikan akan terus ada dan tidak akan pernah terhapus.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Bekerja sama adalah cara yang cukup baik untuk mengetahui apa yang kita butuhkan,</strong> tidak hanya masalah operasional tapi juga bisa membangun sebuah ikatan.</li>
</ul>
<p>Menurut saya, agar Anda bisa sukses dalam segala hal, Anda harus memeiliki kemampuan untuk bisa mempersatukan, membagikan tanggungjawab, memberdayakan orang lain supaya kemampuannya meningkat dan tentu saja memberikan timbal balik yang menguntungkan.</p>
<p>Ketika Anda memulai sebuah bisnis, Anda harus sudah <a href="http://stopdreamingstartaction.msantika.com/2009/06/21/joko-susilo-mengadakan-kontes-seo-spektakuler-stop-dreaming-start-action/">mulai</a> berada di dalamnya, akan tetapi ketika Anda berkembang akan banyak hal yang mengganggu keahlian Anda atau Anda bisa mulai memberdayakan orang lain untuk saling bisa memenuhi dan saling melengkapi.</p>
<p>Jaga Kebersamaan Uuntuk Sebuah Kekuatan.</p>
<p>Artikel ini ditulis dari pemahaman Saya dalam menjalankan bisnis online dan offline.</p>
<p>Diambil dari <a href="http://msantika.com" target="_blank">msantika.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://honeysmile17.com/2009/10/11/seorang-pebisnis-di-tuntut-untuk-bisa-menyatukan-banyak-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Memilih Affiliate</title>
		<link>http://honeysmile17.com/2009/10/11/cara-memilih-affiliate/</link>
		<comments>http://honeysmile17.com/2009/10/11/cara-memilih-affiliate/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 07:24:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://honeysmile17.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin teman saya bilang, ”saya tertarik jadi affiliate marketer tapi bingung harus mulai dari mana? Dan, bagaimana memilih affiliate program yang menguntungkan bagi saya?”
Apa anda memiliki masalah yang sama?
Ok! Saya coba bantu anda.
Jika anda kesulitan menemukan situs-situs web yang menawarkan affiliate program, anda bisa melakukan cara ini:

Gunakan search engine (mesin pencari). Anda bisa menggunakan google, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-12" style="margin: 3px;" title="goog-affiliate" src="http://honeysmile17.com/wp-content/uploads/2009/10/goog-affiliate.jpeg" alt="goog-affiliate" width="100" height="100" />Kemarin teman saya bilang, ”saya tertarik jadi affiliate marketer tapi bingung harus mulai dari mana? Dan, bagaimana memilih affiliate program yang menguntungkan bagi saya?”</p>
<p>Apa anda memiliki masalah yang sama?</p>
<p>Ok! Saya coba bantu anda.</p>
<p>Jika anda kesulitan menemukan situs-situs web yang menawarkan affiliate program, anda bisa melakukan cara ini:</p>
<ul>
<li><strong>Gunakan search engine (mesin pencari). </strong>Anda bisa menggunakan google, yahoo, atau mesin pencari lainnya. Lalu, misal anda ingin jadi marketer e-book, cari saja dengan mengetik “ebook+ affiliate program”.</li>
<li><strong>Coba kunjungi situs-situs web yang menjadi affiliate provider. </strong>Seperti Clickbank.com, Amazon.com, CommisionJunction.com, Linkshare.com, Shareasale.com, DarkBlue.com, dll.</li>
</ul>
<p>Selanjutnya, anda tinggal pilih affiliate program yang anda minati. Mudah kan?</p>
<p>Namun yang perlu anda perhatikan, produk-produknya bisa jadi bermacam-macam. Anda mungkin bingung mau pilih yang mana.<span id="more-11"></span></p>
<p>Begini saya beri bocoran. Prinsipnya, dalam memilih affiliate program, anda harus waspada. Jangan hanya tertarik dengan produk yang dimiliki, tapi sebaiknya selidiki dulu situs web tersebut. Dari sekian banyak pemilik situs web yang menawarkan affiliate program, <strong>anda sebaiknya hanya memilih yang benar-benar berkualitas. </strong></p>
<p>Bagaimana cara kita tahu bahwa program tersebut berkualitas? Silakan cek apakah situs web tersebut memiliki poin-poin di bawah ini?</p>
<ul>
<li><strong>Memiliki produk yang berkualitas.</strong> Kualitas produk salah satunya bisa dilihat dari banyaknya permintaan dan pengakuan terhadap produk tersebut.</li>
<li><strong>Memiliki layanan memuaskan.</strong> Tidak hanya menjual produk saja, tapi juga dilengkapi dengan pelayanan yang memuaskan. Termasuk adanya garansi atas produk.</li>
<li><strong>Menjual produk-produknya secara efektif.</strong> Angka penjualan produk-produknya relatif tinggi atau laris.</li>
<li><strong>Memiliki model pembayaran.</strong> Dalam affiliate program ada beberapa jenis pembayaran komisi dari pemilik produk pada affiliate marketer. Di antaranya;</li>
</ul>
<blockquote>
<ol>
<li><strong>Pay Per Sale.</strong> Marketer mendapat komisi sesuai jumlah produk atau layanan yang telah berhasil dijual melalui link yang dimiliki.</li>
<li><strong>Pay Per Lead. </strong>Marketer mendapat komisi sesuai jumlah orang yang mengisi form, survey, atau sign up di layanan situs pemilik affiliate program.</li>
<li><strong>Pay Per Click.</strong> Marketer mendapat komisi sesuai jumlah klik terhadap link.</li>
</ol>
</blockquote>
<ul>
<li><strong>Memiliki program dukungan Affiliate.</strong> Program dukungan affiliate, diantaranya;</li>
</ul>
<blockquote>
<ol>
<li>pemberitahuan lewat email jika ada transaksi penjualan.</li>
<li>pemberian bantuan pemasaran yang bermanfaat bagi marketer.</li>
<li>newsletter berkualitas tinggi.</li>
<li>pemberian materi pemasaran professional.</li>
</ol>
</blockquote>
<ul>
<li><strong>Memberi komisi seumur hidup.</strong> Pemilik program memberi komisi pada semua penjualan di masa mendatang.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Memberi bonus.</strong> Sekedar contoh, di formulabisnis.com misalnya anda akan mendapatkan 13 bonus tambahan untuk pemesanan Sistem Mesin Uang Otomatis<a href="http://www.formulabisnis.com/?id=honeysmile"> (SMUO)</a>.</li>
</ul>
<p>Sekarang tidak bingung lagi kan? Jadi… tunggu apa lagi? Ayo cari affiliate program yang menguntungkan!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://honeysmile17.com/2009/10/11/cara-memilih-affiliate/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Sales Letter</title>
		<link>http://honeysmile17.com/2009/10/11/cara-membuat-sales-letter/</link>
		<comments>http://honeysmile17.com/2009/10/11/cara-membuat-sales-letter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 07:20:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://honeysmile17.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan obrolan tentang sales letter, kira-kira bagian apa lagi yang perlu anda tahu tentang sales letter?
Dalam artikel kemarin kita sudah bicarakan headline. Ya, headline itu boleh dibilang fungsinya sama dengan judul. Kenapa?
Pertama, jelas fungsinya sama-sama menarik minat pengunjung. Kedua, ya… karena dalam sales letter kita tidak punya kesempatan untuk membuat kalimat mubazir. Semua harus ditujukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-9" style="margin: 3px;" title="salles-latter" src="http://honeysmile17.com/wp-content/uploads/2009/10/salles-latter.jpeg" alt="salles-latter" width="100" height="100" />Melanjutkan obrolan tentang sales letter, kira-kira bagian apa lagi yang perlu anda tahu tentang sales letter?</p>
<p>Dalam artikel kemarin kita sudah bicarakan headline. Ya, headline itu boleh dibilang fungsinya sama dengan judul. Kenapa?</p>
<p>Pertama, jelas fungsinya sama-sama menarik minat pengunjung. Kedua, ya… karena dalam sales letter kita tidak punya kesempatan untuk membuat kalimat mubazir. Semua harus ditujukan untuk penjualan produk.</p>
<p>Ooppss! Saya hampir lupa. Dalam penulisan sales letter, perlu tercakup lima unsur penting. Anda mau tahu?<span id="more-7"></span></p>
<p><strong>1.    Perhatian<br />
</strong>Unsur ini biasanya berada di judul dan subjudul. Di situlah, peluang awal kita untuk menarik perhatian pengunjung.</p>
<p>Kemarin kita sudah bahas headline habis-habisan, maka sekarang kita cukup bicarakan subjudul (sub-heading) saja. Ada yang berpendapat subjudul ini tidak harus kita tulis dalam sales letter. Karena fungsi subjudul ini mendukung headline (judul).</p>
<p>Subjudul berfungsi memperdalam perhatian pembaca. Tapi, jika headline yang anda buat sudah jadi magnet yang kuat bagi pengunjung, adanya subjudul hukumnya tidak lagi mutlak.</p>
<p><strong>2.    Minat<br />
</strong>Untuk menarik minat pengunjung anda harus buat paragraf pembuka. Paragraf ini isinya bertujuan menyelesaikan masalah pengunjung. Apa maksudnya?</p>
<p>Ini berkaitan dengan produk yang anda jual. Misal anda jual obat sakit kepala. Maka dalam paragraph pembuka harus benar-benar anda jelaskan obat yang anda jual bisa menyelesaikan problem sakit kepala. Anda harus tunjukkan kalau obat anda ini yang paling tepat untuk masalah sakit kepala.</p>
<p><strong>3.    Hasrat<br />
</strong>Selanjutnya anda bisa giring minat pengunjung menjadi niat untuk membeli. Anda bisa buat daftar manfaat atau keunggulan produk anda di bagian ini. Cantumkan manfaat produk yang anda promosikan.</p>
<p><strong>4.    Tindakan<br />
</strong>Saat pengunjung ingin bertindak membeli, anda harus memberi mereka kemudahan. Jangan sampai pengunjung bingung dimana tempat untuk memesan produk anda itu.</p>
<p>Anda harus buat langkah-langkah pemesanan secara jelas dan ringkas. Contohnya dengan membuat link perintah KLIK DI SINI UNTUK MEMESAN. Sayang sekali bukan jika pengunjung sudah berniat membeli tapi mereka malah ngeloyor meninggalkan situs anda hanya karena kesulitan memesannya.</p>
<p><strong>5.    Penutup<br />
</strong>Dalam unsur penutup ini anda bisa memberi iming-iming garansi dan bonus. Karena, dengan adanya garansi dan bonus pengunjung akan semakin yakin membeli produk anda.</p>
<p>Ok… sekarang kira-kira apa kesulitan terbesar anda dalam membuat sales letter? Jangan lupa ya, semua yang anda tulis dalam sales letter anda harus mengandung lima unsur penting di atas. Ya… tujuannya agar penjualan anda meningkat.</p>
<p>Sebagai affiliate marketer anda mesti sanggup merayu pengunjung dengan sales letter. Karena kelangsungan karir affiliate anda ditentukan keberhasilan menjualkan produk. Bukankah begitu?</p>
<p><em>So</em>, jinakkan pengunjung anda dengan sales letter!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://honeysmile17.com/2009/10/11/cara-membuat-sales-letter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Membuat Penghasilan Terus Meningkat Tanpa Henti</title>
		<link>http://honeysmile17.com/2009/09/11/bagaimana-membuat-penghasilan-terus-meningkat-tanpa-henti/</link>
		<comments>http://honeysmile17.com/2009/09/11/bagaimana-membuat-penghasilan-terus-meningkat-tanpa-henti/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 08:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://honeysmile17.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Anda “bosan” dengan penghasilan yang diterima saat ini? Tak pernah naik apalagi di masa yang kian berat seperti sekarang ini? Tak perlu frustasi atau menyerah. Selalu ada jawaban untuk setiap kesulitan.
Yang pasti, kalau anda ingin meraih penghasilan yang lebih baik dan cara yang anda lakukan selama ini tak bisa diandalkan, anda perlu cara baru untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-39" style="margin: 3px;" title="internet_marketing" src="http://honeysmile17.com/wp-content/uploads/2009/09/internet_marketing.jpg" alt="internet_marketing" width="100" height="100" />Anda “bosan” dengan penghasilan yang diterima saat ini? Tak pernah naik apalagi di masa yang kian berat seperti sekarang ini? Tak perlu frustasi atau menyerah. Selalu ada jawaban untuk setiap kesulitan.</p>
<p>Yang pasti, kalau anda ingin meraih penghasilan yang lebih baik dan cara yang anda lakukan selama ini tak bisa diandalkan, anda perlu cara baru untuk mewujudkannya. Kalau anda masih melakukan cara yang sama, pasti hasil yang didapat pun tak jauh berbeda.</p>
<p>Tapi sebelum sampai ke Z, mari kita mulai dari A terlebih dulu. Jika anda mau mengubah hidup anda, anda perlu pondasi yang kokoh sebelum mencapai tahap itu. Agar saat anda sudah menikmati penghasilan seperti “pancuran air yang tak pernah mampet” atau ketika uang sudah bukan lagi segalanya, anda sudah memiliki kesiapan mental.<span id="more-35"></span></p>
<p>Fakta pertama yang perlu kita terima adalah kesuksesan itu bertumpu pada seberapa jauh produktivitas kita. Dan mengenai cara meningkatkan produktivitas, banyak buku dan pakar yang menyebut pentingnya manajemen waktu. Kita disarankan untuk membiasakan mengukur hasil dalam rentang waktu tertentu. Kalau dalam soal penghasilan misalnya, waktu yang sudah kita keluarkan dibandingkan dengan uang yang kita dapat.</p>
<p>Konsep ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari konsep “waktu adalah uang”. Kalau dalam konsep sebelumnya tersebut, belum ada ukuran yang jelas. Sedangkan dalam konsep pengembangannya ini, kita diajak untuk lebih ketat dan terarah dalam mengukur produktivitas kita.</p>
<p>Contoh cara gampang yang bisa anda praktekkan adalah dengan menghitung penghasilan anda dalam setiap jam. Pertama, anda tinggal tetapkan penghasilan yang ingin didapat dalam setiap jam. Kemudian anda tinggal menggunakan acuan penghasilan itu untuk memilih pekerjaan yang sepadan dengan “tarif” anda.</p>
<p>Lalu kalau anda ingin mendapatkan uang lebih banyak, anda tinggal menaikkan tarif per jam anda. Sehingga anda bisa memilih melakukan aktivitas yang bisa menghasilkan uang sesuai tarif baru yang anda tetapkan.</p>
<p>Bingung?</p>
<p>Contohnya begini. Kalau selama ini anda misal mematok penghasilan Rp 50 ribu/ jam dan ingin mendapat Rp 80 ribu/ jam. Maka anda tinggal mengurangi pekerjaan yang hanya menghasilkan Rp 50 ribu/ jam dan mengalihkannya ke aktivitas yang menghasilkan Rp 80 ribu / jam.</p>
<p>Cara ini mungkin sudah banyak yang tahu. Dan saya pun termasuk yang menerapkannya. Tapi setelah dijalani cukup lama, meski ada sisi plus-nya, tapi dalam jangka panjang konsep ini bisa sangat membahayakan keuangan anda.<br />
Anda pasti tanya kenapa. Mengenai apa saja plus minus-nya, saya beberkan di posting berikutnya.</p>
<p>Oh ya, kalau anda sendiri bagaimana trik untuk terus meningkatkan penghasilan? Mari bagikan pengalaman anda kepada kawan-kawan lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://honeysmile17.com/2009/09/11/bagaimana-membuat-penghasilan-terus-meningkat-tanpa-henti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
